Jumat, 21 Desember 2012

Marietje,maafkan aku....

Diposting oleh dita amalia di 23.27 0 komentar

Aku tak menyuruhmu untuk menunggu. Bukan aku. Bukan aku yg menyuruhmu untuk mencintaiku.
tapi kenapa kau selalu menyalahkan aku,marietje?  kau selalu menuduhku telah memberi harapan kosong padamu.  tapi aku tahu,kau masih mengagumiku dalam diam. kau wanita setia,marietje. tapi aku tak pernah melihatmu. cukup aku tau kau. aku tau,kau ingin aku untuk memulai untuk mendekatimu.tapi aku tak mencintaimu,marietje. kau hanya gadis melankolis yang selalu diam tanpa arah. tanpa usaha untuk mendapatkan perhatianku. kenapa saat aku mencoba untuk memulai,kau malah seakan menghindar tak perdulikan aku? dan sekarang ketika aku berpaling,kenapa kau malah menghamba padaku? mengais-ngais cinta yg dulu pernah kusediakan padamu? 

lihat aku marietje, kini kau hanya seonggok daging yang berjalan tanpa tahu tujuan. kau kini hanya wanita dengan penantian di pangkuan. untuk apa kau terus menunggu aku,Marietje? kenapa kau terus mengharapkan aku?

dengar,Marietje, kau boleh menganggapku tak punya hati. ya,kau boleh sajalah menyalahkan aku. aku memang lelaki yang tidak peka pada perasaan wanita. aku memang bukan lelaki yang pantas untuk kau tunggu. lalu?apa yang kau suka dariku hingga selama 10 tahun terakhir ini kau terus menunggu aku datang membawakan sepotong hati yang dulu pernah jadi milikmu?

hingga sampai saat ini,kau masih menungguku. dan aku tak akan datang. aku sudah memiliki hidup yang bahagia. jangan usik kehidupanku dengan penantianmu itu...

kini,yang harus kau lakukan adalah berhenti menunggu aku di ambang kesunyian itu. dan pergilah, jangan kau ingat ingat aku lagi. jangan pernah panggil namaku lagi

maafkan aku, marietje....






Senin, 17 Desember 2012

it's too late

Diposting oleh dita amalia di 15.01 0 komentar
I just want to tell...
maybe you know what I mean
oh I forget. you never know what I mean. what I want to show you
oh ya. I regret. I never show it to you

why I don't show it to you?

cause... you don't know me maybe. never.
ok. now, I admit it. I'm regret when i'm afraid
it's too late to tell you about who I am

so,you never know me.
until right now. so far

never...

krisan,kau dimana?

Diposting oleh dita amalia di 14.31 0 komentar

Kau hanya lewat dihadapanku dengan angkuhnya. Melenggok bak arjuna di dunia pewayangan. Berjalan dengan gagahnya. Plis berhenti san. Aku ingin liat kamu sebentar. Memandang wajah itu lagi. Wajah yg selalu bikin aku sesak. Wajah yg kala itu selalu menetap,menghujam,dan sekaligus menikam. Sorot mata yg cuek itu. Hidung mancungmu. Raut bibirmu yg jarang tersenyum. Aku merindukanmu krisan…
Aku inget saat dimana aku masih mengharapkanmu dulu. Mengejar serta berlari sejauh kau hindari tatapanku. Kau terus saja berlari tanpa menengok ke belakang ; disitu ada aku yg mengejarmu. Berlari dan terus berlari hingga langkahku sejajar dengan langkahmu. Tapi kau terus berlari lagi. Tak hiraukan aku.

Kini,mungkin rasa itu masih ada. Seperti dulu. Tak pernah berubah san. Aku ingin kamu tau,setiap hari aku berdoa agar kau bisa menyapaku. Bersenda gurau seperti dulu. Dapatkah inginku ini terwujud? Sepertinya tidak. Kau sudah disana. Di alam lain. Masih tak hiraukan aku.

Rasanya seperti baru kemarin kita bertemu. Bertukar pandang tanpa timbul rasa seperti ini. Masih cuek. Tak peduli apapun. Dan itu dulu, sebelum keranda kematianmu lewat. Dan itu menusuk. Menusuk penantian yg selalu ada di pangkuanku. Kau tau? Sekarang aku tak punya siapa-siapa lagi semenjak kau pergi. Kau benar-benar tak dapat kumiliki. Kecuali mayatmu. Mayatmu yg sedang tertidur pulas dibawah kolong tempat tidurku. Yg setiap kali kusiram dengan air formalin supaya tak berbau busuk. Kini aku dapat menyentuhmu krisan! Aku dapat menyentuhmu! Hahahahaha
Aku yg menikammu krisan!! Aku yg membunuhmu ahahahaha. Kenapa kau selalu abaikan aku krisan? Kenapa???!!! kenapa kau malah memilih dia untuk kau jadikan kekasih?! dia yang jelas-jelas sahabatku sendiri!!


Kini aku sedang ditempat yg membosankan ini,krisan. Memakai pakaian ala rumah sakit. Tapi tanganku diborgol,krisan. Diborgol!!!!!!! Aku ditempatkan di tempat sepi ini. Sendirian,krisan. Sendirian.. kamu bisa mendengar aku kaan? Jawab krisan jawab!!!!! Aku ingin keluar dari sini!! Mereka semua bedebah!! Dokter itu. Polisi itu!!! Semuanya a***** !! Mereka akan menculik mayatmu. Mereka ingin mengambil kau dariku!!!!

keluarkan aku dari sini,krisan. aku tak mau mati dan membusuk di tempat ini. mereka menganggap aku gila. mereka mengambil mayatmu untuk di otopsi. 



krisan,kau dimana? aku masih menunggumu walaupun kau sudah di alam lain. datanglah sesekali di mimpiku. kau boleh saja menggentayangi aku. kau juga boleh membunuhku kalau kau mau









dari yang mencintaimu sekaligus membencimu

Amanita.
 

Chocodit Escape Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos