Jumat, 01 Mei 2015

kepada hujan, kepada angin, kepada sesiapa

Diposting oleh dita amalia di 02.30 0 komentar

                Mendung yang bergelayut mungkin tau seperti apa buncahnya hati yang serba salah. Abu abu kelabu yang tak berarti apa-apa. Ada sesuatu yang bergejolak ingin meluap keluar. Terlalu sakit,memang. Sudah terlanjur,memang. Segala pertahanan diriku luntur. Aku tak bisa menopang tubuhku sendiri. Dan apa boleh untuk kali ini, aku menangis?


              Orang-orang pergi melengang keluar. Seperti tanpa dosa. Wajahnya yang berseri-seri. Hatinya yang berbunga-bunga itu, membuat sesuatu yang berkecamuk ini ingin segera tuntas kukeluarkan. Terlebih ketika orang- orang yang lain itu makin membuat suasana menjadi kian panas. Aku benci untuk bilang ini. Aku pun enggan untuk melakukan ini. Tapi apa daya, hati memang diciptakan untuk merasa. Akhirnya ganjalan itu keluar juga. Mataku mulai panas. Di dada rasanya meletup-letup. Itu mengalir begitu saja. Dan hujan pun turun…… perpaduan yang pas. 
Setelah sekian lama aku pendam semua sesak semua rasa tentang apapun tentang sesiapa, kali ini Aku benar-benar menangis...





-

Diposting oleh dita amalia di 02.05 0 komentar
Akan kusampaikan semua keluh kesahku di udara.
agara angin membawanya pergi. terbang. jauh.
menghembus hempaskan menjadi serpihan-serpihan kecil supaya tak bisa kau ambil.

Karena cukup untukku sendiri.

Rabu, 22 April 2015

Ada apa?

Diposting oleh dita amalia di 11.58 0 komentar
Ada apa gerangan yang terjadi padamu akhir-akhir ini?
Seperti ada jarak yang Kamu buat. Serupa jurang pemisah yang sangaat dalam. Yang siapapun enggan melewatinya. Tapi aku ingin  menjadi orang yang bisa melewati jurang itu.

Aku tahu. Dibutuhkan spasi untuk menyatukan dua kata untuk menjadi frasa. Supaya dapat dibaca. Namun bagaimana jika spasi itu terlalu renggang? Apa yang terjadi pada kedua kata tadi? Masihkah mereka bermakna? Anggap kedua kata itu adalah kita. Dan spasi itu adalah jarak yang kamu ambil. Masihkah makna itu ada?

Yang paling aku takutkan adalah ketika kamu mengambil jarak tanpa adanya alasan. Tanpa Aku tahu apa penyebabnya.
Ada apa? Kenapa Kamu masih tak mau bicara?
Di hari yang sunyi. Pada sepi sendiri ini aku seketika teringat Kamu. Dan puluhan jutaan kata-kata di percakapan kita. Dan rindu yang selalu. Yang mungkin kamu tak tahu.

Aku cuma bisa menerka-nerka apa yang ada di dalam fikiranmu. Tapi, manusia memiliki keterbatasan bukan? Dan selama ini aku hanya bergantung pada firasat (yang mungkin kadang salah) dan kelakuanmu akhir-akhir ini selalu mengandung tanda tanya besar di kepala. Melebihi rumitnya menghitung angka-angka prima. Aku cemas. Kecemasan datang dari ketidaktahuan*
Iya, Aku tidak tahu apa-apa. Atau mungkin Aku terlalu berlebihan sehingga menganggap apa-apa menjadi kenapa-kenapa padahal tidak ada apa-apa dan sejatinya tidak kenapa-kenapa (?)





(Pada dini hari yang sunyi.

Pada sendu yang kelabu karena kamu terlalu abu-abu.
Kenapa dan Apa masih menjadi pertanyaan retorikal yang cukup bebal.)

Dariku.
Dengan rindu yang selalu.

Dita Amalia,
23-04-15

*salah satu kalimat dari buku cantik itu luka-eka kurniawan

Selasa, 24 Maret 2015

unspoken

Diposting oleh dita amalia di 09.17 0 komentar
i want to tell something
and you ignore everything i care.
and you just don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care.don't care. don't care. don't care. don't care. yes, yo do.
i hate you. i hate everything. i hate me,myself, and i.
my brain is full of shit that i don't wanna know.
i hate you.
i really hate my feeling for you
argh.
Can you just leave me alone
or if i want to leave, would you try to stop me?
i want to scream, speak out loud, and tell the world that i don't care with whatever you are talking about. with everything about you.
But i keep silent.
I miss you already.

Tugas videoclip "Hymne Guru"

Diposting oleh dita amalia di 09.14 0 komentar

soooo, ini dia hasil jerih payah (yaelah-_-) dari Yon Production. Yang terdiri dari aku, Luvi, Ferrara, sama Wiwin.  tugas bikin videoclip yang tidak gampang ini memakan waktu yang cukup lama. Dari proses pra produksi, yang kita fikir--ah masih lama ini dikumpulinnya. Ntar aja deh bikinnya. Dan ternyataaaa "HAH? DIKUMPULINNYA TANGGAL 24 MARET? BENTAR LAGI DONG?"
"KITA CUMA PUNYA WAKTU SEMINGGU LAGI??"
"KITA NGERJAIN PAS LIBUR AJA"
"LAH SHOOTINGNYA GIMANA KAN DI STM KELAS 3 NYA LAGI UAS"
"INI KONSEPNYA GIMANA??"
"TALENTNYA SIAPA?"
"KITA BIKIN KONSEP CADANGANN"
"AAAAARRRRGHH"
Daaan sebagainya.

Terus pas shootingnya juga tidak mudah. Pas mau ngambil gambar waktu anak kelas 1&2 apel, Luvi ama Wiwin udah ngegondol kamera aku buat eksekusi. Nah supaya cepet beres, Aku sama Ferrara punya ide bagus yaituu pinjem kamera ke jurusan. Pas kita mau minjem ke jurusan, Om Yusasnya ga adaa. Kita tungguin ga muncul-muncul. Kita tungguin lagi. Tetep ga muncul. akhirnya kita keluar buat nyari sosok Om Yusas. Eh taunyaaa banyak anak MPK dateng dengan posisi siap tawuran, meriksa kelas. Ferrara panik. Aku sih tenang aja. Akhirnyaa kita ngumpet di ruang alat sampe MPK pergi. Akhirnya kita ga ikut apel karena takut baris di tempat anak-anak yang telat. Akhirnya kita ngacir ke kelas dan bantuin ibong bebersih. Oke, perbuatan ini jangan ditiru. Hehe.

selain itu, kita juga harus perizinan ke SD yang alhamdulillah, ternyata kepala sekolahnya baik. (makasih Bu!;)) Dan lucunya, kita terhibur sama anak SD yang imut-imut lagi pada upacara. Duh. Pas proses editing juga rada pusing hehe. Kita lembur dirumah Ferrara nyampe malem. Btw proses editing kita ini menggunakan konsep opacity wkwk (untuk lebih lanjutnya silahkan tanya pada Lupi) =))

ya, alhasil, ini deh videoclip HYMNE GURU yang kita tujukan untuk para pelita dalam kegelapan. Untuk para embun penyejuk dalam kehausan. Untuk patriot bangsa, para pahlawan tanpa tanda jasa. Guru :)


# ini-tugas-perekaman-yang-diperintahkan-oleh-bapak-tatang.  hoho \m/

Jumat, 20 Maret 2015

Pesawat dan Perahu

Diposting oleh dita amalia di 09.19 0 komentar

Kau dengan awanmu.
Aku dengan ombakku.
Tapi kita sama-sama menerjemahkan angin, sayang.
Bicara soal tempat kita yang tak sama.
Kau terbang.
Sedang Aku berlayar.
Dan Kita takut akan jatuh atau tenggelam
Kau melayang di birunya langit. Kemudian mendarat di bandara.
Dan aku berlayar mengarungi samudera biru. Lalu berlabuh di dermaga.
Biru langit dan biru laut. Sebuah perpaduan, bukan?

Bagaimana Kita bersua? Sedang tempat Kita berpijak tak sama?
Bagaimana jika Aku karam? Dan kotak hitammu hilang?
Kita akan sama-sama pulang, sayang. Katamu
Kemana?
Ke rumahmu. Ke laut. Menjadi buih. Sambil memandang awan dan bintang-bintang di langitku, Kau bilang. Dengan mantap aku bercakap. Ya,
Karena Aku, lautan kemana Kamu akan pulang. Dan langitmu, atap tempat dimana Aku selalu menetap, tuk menatap. Dan rumah untukku adalah tempat dimana kamu berada. Entah di langit atau di laut.


I'm only happy when I'm with you

Home for me is where you are.


I try to smile and push on through.


But home for me is where you are.





                            


Aku diam-diam menulis ini saat kita berdua merasakan angin. Tapi akhirnya ketauan juga ya. 
 I'm sincerely happy to sit, and walk beside you, dear;)



Dita Amalia,
20/03/2015

Selasa, 03 Maret 2015

tugas perekaman; Handheld

Diposting oleh dita amalia di 08.08 0 komentar


ini dia tugas perekaman camera still dan camera movement punya Dita hehe
 

Chocodit Escape Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos